DS Point Diresmikan, Begini Harapan UKM Eks Lokalisasi Dolly

d-Polahe, d-Dodolan

16 Mei 2017
DS Point Diresmikan, Begini Harapan UKM Eks Lokalisasi Dolly

Salah satu pelaku UKM Eks Lokalisasi Dolly memamerkan produknya di DS Point

dollysaiki.com- Kini Usaha Kecil Menengah (UKM) eks lokalisasi Putat dan Dolly binaan Pemkot Surabaya telah memiliki outlet resmi bernama Dolly Saiki Point atau yang lebih dikenal dengan DS Point yang berada di Gang Lebar B Nomor 27 Putat Jaya Surabaya. DS Point itu pun telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal, Sabtu, (13/5/2017).

DS Point itu saat ini sudah diisi oleh sekitar 14 UKM di warga eks lokalisasi, diantaranya UKM Mampu Jaya, Orumi, Samijali, UKM Puja, Aneka Rasa, Art Generation, Kawan Kami, Cool Yes, Batik Jarak Arum, UKM Sigquel Company dan beberapa UKM lainnya yang sebagian besar didominasi oleh anak- anak muda.

Atik, salah satu pelaku UKM yang tergabung dalam UKM Mampu Jaya mengatakan sangat terbantu dengan adanya DS Point itu. Sebab, dia yakin pemasarannya lebih gampang dan pembeli pun lebih gampang mencari produk-produk warga eks lokalisasi.

“Tentu ini sangat bermanfaat bagi kami, dari segi pemasarannya kami sangat terbantu, sehingga produk kami bisa lebih laku dan banyak pelanggan,” kata Atik ditemui di DS Point, Senin, (15/5/2017).

Oleh karena itu, Atik mengaku produknya, yaitu sepatu Dolly sudah beredar di kalangan pejabat Pemkot Surabaya. Bahkan, produknya itu sudah pernah dipakai waktu pelantikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada pelantikannya periode kedua. “Makanya, kami juga sering mengikuti pameran di dalam kota maupun di luar kota,” kata dia.

Selain Atik, Devi Ayu Lestari (22 tahun) dari UKM Segquel Company juga merasakan keuntungan dari adanya DS Point itu. Ia mengatakan selama ini hanya
membuat produk berdasarkan pesanan saja, tapi kini sudah bisa produksi setiap harinya supaya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan.

"Ada DS Point kita menjadi semangat untuk produk terus bersama teman-teman," kata mahasiswa STESIA ini.

Namun, Devi bersama UKM lainnya berharap Dinas Pariwisata Kota Surabaya bisa membawa para wisatawan berkunjung ke DS Point, supaya bisa membeli produk di outlate tersebut.

"Semoga Dinas Parawisata bisa membawa tour-tournya ke sini agar lebih dikenal dan produk kita semua bisa laku," pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi