Jadi Kampung Wisata, Tukang Becak di Dolly Dilatih Bahasa Inggris

d-Kampung, d-Polahe

18 Mei 2017
Jadi Kampung Wisata, Tukang Becak di Dolly Dilatih Bahasa Inggris

Pelatihan Pramuwisata di Kantor Kelurahan Putat Jaya

SURABAYA- Dalam rangka menyiapkan kampung wisata di eks lokalisasi Dolly, maka panitia Dolly Saiki Fest 2017 mengadakan pelatihan pramuwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya di Kantor Kelurahan Putat Jaya, Kamis, (8/5/2017). Dalam pelatihan tersebut, para tukang becak, UKMK dan tukang parkir juga dilatih berbahasa Inggris supaya bisa menyambut para wisatawan mancanegara.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Achmad Agung Nurawan mengatakan dengan adanya pelatihan pramuwisata ini, maka diharapkan warga bisa sadar akan wisata. Hal ini juga untuk menuju Dolly Saiki sebagai kampung wisata.

"Kami harapkan nanti yang berdaya adalah semua warga di eks lokalisasi Dolly, seperti UKMK, tukang becak, tukang parkir dan semuanya,” kata Agung saat menyampaikan sambutan dalam pelatihan itu.

Agung juga menjelaskan jika nanti Dolly Saiki menjadi kampung wisata, warga harus menjaga keamanan dan kenyamanannya sendiri. Bahkan, ia berharap aspek lainnya harus diperhatikan juga, supaya para wisatawan yang datang menjadi senang.

Ke depannya, pelatihan dan penyuluhan semacam itu akan terus diintensifkan supaya warga di eks lokalisasi bisa sadar dan lebih berdaya. "Nanti kita akan mengecek semua titik-titik yang ada di Dolly Saiki untuk kita kembangkan potensinya," ungkapnya.

Selain itu, dengan adanya pelatihan Bahasa Inggris itu diharapkan nanti kalau ada wisatawan mancanegara, maka mereka bisa mengerti maksud dan tujuan wisatanya.

"Mininal mereka bisa mengerti berapa harganya dan mau kemana, nantinya mereka sekaligus bisa menjadi guide untuk para tamu, selain karang taruna yang akan kita berikan pelatihan untuk menjadi guide di Dolly Saiki," ujar Agung.

Sementara itu, Camat Sawahan, M Yunus mengatakan pelatihan pramuwisata untuk pelaku wisata di Dolly Saiki sudah digelar dua kali. Hal ini bertepatan dengan Event Dolly Saiki Fest 2017 dan telah diresmikannya outlate Dolly Saiki Point di Putat Jaya Lebar B. Semua warga harus bersama-sama terlibat dan mendukung untuk Dolly menjadi kampung wisata.

"Saya ingin nantinya setelah UMKM sudah miliki DS Point, kini paguyuban becak kita dorong menjadi becak wisata untuk mengantarkan para wisata ke spot-spot wisata yang ada di Dolly Saiki," ujarnya.

Yunus juga menghimbau kepada paguyuban becak wisata agar bisa menservis para tamu dengan baik, terutama soal tarif yang harus disamakan ketika mengunjungi beberapa kampung di eks lokalisasi Dolly.

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi