Menjelang Ramadhan, Satpol PP Surabaya Gelar Perda Corner di Dolly

d-Polahe, d-Kudu Ngerti

21 Mei 2017
Menjelang Ramadhan, Satpol PP Surabaya Gelar Perda Corner di Dolly

Pemateri dari Satpol PP Surabaya saat menyampaikan materinya/Deny Prastyo

SURABAYA- Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya menggelar perda corner menjelang bulan suci ramadhan, Minggu, (21/5/2017). Perda corner itu merupakan rangkaian acara dolly saiki fest 2017 yang digelar komunitas bicarasurabaya bekerjasama denganPemkot Surabaya dan  Polrestabes Surabaya.

Pemateri dari Satpol PP Surabaya, Bagus Supriyadi mengatakan ada tiga peraturan daerah yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, yaitu Perda 7 tahun 1999 tentang larangan penggunaan bangunan untuk kegiatan asusila, Perda 2 tahun 2014 tentang ketentraman dan ketertiban umum, Perda 23 tahun 2012 tentang kepariwisataan.

“Saya kira ini perda-perda yang harus di sosialisasikan di kawasan eks lokalisasi Dolly,” kata Bagus yang juga menjabat sebagai Kasi Program Bidang Pengembangan Kapasitas Satpol PP Surabaya.

Perda 7 tahun 1999 itu sangat cocok untuk disosialisasikan kepada warga yang merupakan kawasan eks lokalisasi, apalagi menjelang bulan suci ramadhan. Sedangkan perda 2 tahun 2014 itu lebih banya membahas tentang keseharian masyarakat dan mengatur langkah dan gerak-geriknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. “Jadi, itu lebih berkutat pada kehidupan keseharian dalam bermasyarakat,” kata dia.

Sedangkan Perda 23 tahun 2012 tentang kepariwisataan lebih banyak mengatur pariwisatanya. Hal ini sangat cocok disampaikan mengingat kawasan dolly ke depannya akan menjadi kampung-kampung wisata yang layak dikunjungi.

Bambang, salah satu Ketua RW 6 yang mengikuti perda corner itu mengatakan sosialisasi itu sangat bermanfaat bagi warga dan dirinya, sehingga masyarakat bisa lebih mengetahui dan sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di sekitarnya.

“Dengan adanya perda ini maka masyarakat bisa lebih tertata, dan kami RW 6 sudah sepakat untuk menjaga itu semuanya,” kata dia.

 

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi