Minuman Orumy, Olahan Rumput Laut dari Putat Jaya

d-Dodolan

05 Maret 2017
Minuman Orumy,  Olahan  Rumput Laut dari Putat Jaya

Surabaya - Salah satu ikon yang terlahir di Putat Jaya III A, Surabaya adalah produk minuman olahan berbahan baku rumput laut. Kini perekonomian warga di eks lokalisasi Dolly dan Jarak berangsur bangkit.

Di kampung yang dulunya dikepung wisma remang-remang yang menjajakan PSK dan minuman keras ini telah terbentuk kelompok kerja untik membuat produk minuman olahan rumput laut yang diberi nama Orumy.

Kampung Orumy pun turut 'face off'. Kini kampung yang masuk wilayah Kecamatan Sawahan ni sudah berwarna setelah dicat dan digambar mural.
Foto: istimewa

Ketua RT 3/RW 3 Putat Jaya III A Sarbani mengakui kampung yang dulunya seluruh rumah sebagai wisma dan rumah musik ingin berubah pasca alih fungsi lokalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya.

"Awalnya kampung ini mau dijadikan sebagai Kampung Remo yang menghasilkan penari remo, namun warga tidak setuju. Warga ingin seperti kampung lainnya yang mempunyai produk unggulan sekaligus identitas," kata Sarbani saat ditemui, Sabtu (10/12/2016).

Ia mengaku awalnya ibu-ibu tergabung dalam kelompok batik tulis Jalak Arum yang kemudian muncul ide membuat produk minuman olahan dengan mencontoh makanan olahan keripik singkong SamiJali (Samiler Jarak Dolli) yang telah diproduksi kampung tetangganya.

"Yang jadi contoh saya SamiJali, selagi mencontoh yang baik kan tidak ada jeleknya kan. Kemudian kami pengurus RT mengajukan pelatihan olahan produk rumput laut," ujarnya.

Hingga akhirnya terbentuk kelompok INOKAM (Inovasi Kampung Mandiri) yang mampu menghasilkan 300 botol minuman olahan rumput laut. Hasil penjualan minuman tersebut mampu menambah penghasilan warga kampung yang dulunya bekerja sebagai penjaga wisma, mucikari wisma maupun rumah musik.

"Beberapa pembuatnya adalah mantan mucikari yang Alhamdulillah mereka mau diajak susah serta membangun dari awal. Yang dulunya mereka hanya duduk sudah dapat uang," ungkap Sarbani.

 
 
 
 

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi