“Rumah Batik” di Dolly Kuwalahan Pesanan

d-Kampung

27 April 2017
“Rumah Batik” di Dolly Kuwalahan Pesanan

Salah satu batik dolly saat mengikuti fashion show di Kota Malang

dollysaiki.com- “Rumah Batik” di eks lokalisasi dolly yang berada di Kelurahan Putat Jaya Surabaya kini kebanjiran pesanan. Bahkan, mereka semakin kualahan melayani para pesanan mulai dari personal, pameran di pusat perbelanjaan atau mall hingga warga luar kota.

Fitria Anggraini Lestari, salah satu pemilik merk batik Jarak Arum di “Rumah Batik” mengatakan saat ini dia dan teman-temannya di “Rumah Batik” kualahan menerima pesanan. Makanya, seringkali dia tidak memiliki stok di konter atau pun di rumahnya. “Saya sangat bersyukur sudah banyak pesanan, kami sampai kualahan sekarang,” kata Fitria ditemui di “Rumah Batik”, Kamis, (27/4/2017).

Ia pun mencatat pendapatannya sekitar delapan bulan terakhir ini. Pada Bulan Agustus 2016, laba bersihnya sekitar Rp 2,8 juta, September 2016 Rp 5,2 juta, Oktober 2016 Rp 2,6 juta, November 2016 Rp 1,2 juta, Desember 2016 Rp 2,9. Sedangkan pada tahun 2017, Bulan Januari 2017 Rp 3,4 juta, Februari Rp 6 juta, dan Maret 2,2 juta. “Selama delapan bulan itu, saya rata-rata mendapatkan 27, 4 juta,” kata dia.

Pada bulan ini, kata dia, pihaknya sedang menerima pesanan dari anak ITS sebanyak lima pack. Batik itu rencananya akan dibuat fashion show di Tunjungan Plaza Surabaya. Ada pula pesanan dari mahasiswa Petra dua pack. “Ada pula pesanan dari perseorangan yang saat ini masih belum selesai, makanya kami kualahan sekarang,” kata dia.

Sementara itu, Camat Sawahan M Yunus mengatakan sangat bersyukur dengan perkembangan yang terjadi di daerahnya.  Hal ini menunjukkan bahwa respon pasar pada produk warga di eks lokalisasi dolly sangat bagus. “Harapannya, warga tidak hanya puas sampai di sini dan warga lain banyak yang bermunculan untuk membatik juga,” kata Yunus di kantornya.

Pada akhirnya, kata dia, pelan-pelan tapi pasti batik dari Putat Jaya bisa mengangkat perekonomian warga, sehingga UKM di eks lokalisasi Dolly terus berkembang dan bisa mewarnai Kota Surabaya. “Kami yakin bisa,” pungkasnya. 
 

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi