Warga Dolly Saiki Berani Padamkan Api Kebakaran

04 Juni 2017
Warga Dolly Saiki Berani Padamkan Api Kebakaran

Sosialisasi pemadam kebakaran di eks lokalisasi Dolly

SURABAYA- Puluhan warga RW 3 Kelurahan Putat Jaya itu antusias mengikuti sosialisasi pemadaman api yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya. Bahkan, beberapa warga langsung mempraktekkan pemadaman api yang berasal dari kompor elpiji itu.

Remaja hingga ibu-ibu rumah tangga itu awalnya gugup untuk memadamkan api yang membakar kompor elpiji itu. Namun, dengan panduan personil PMK mereka bisa dengan mudah mematikan api tersebut. Salah satunya dengan menggunakan kain basah yang diletakkan di atas kompor elpiji yang terbakar itu.

Sosialisasi pemadam kebakaran ini merupakan serangkaian acara Dolly Saiki Fest 2017 yang digelar Komunitas Bicarasurabaya bekerjasama dengan Pemkot Surabaya dan Polrestabes Surabaya. Acara ini disupport oleh decofresf, Yamaha, Pasar Atom, Rich palace, Kappie, Indana, Nav Karaoke Dr. Soetomo, Artotel, dan Pasar Induk Osowilangun (PIOS).

Murtiningsih, salah satu ibu rumah tangga yang sangat antusias mencoba memadamkan api itu mengatakan sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Sebab, sebelumnya apabila ada kejadian seperti itu dirinya sangat kaget dan panik. “Saya pernah seperti ini, paniknya minta ampun,” kata dia.

Makanya, dia langsung mencoba mempraktekkan supaya apabila ada kejadian yang sama tidak panik lagi dan bisa mengatasinya sendiri. “Ini pelajaran baru dan berharaga bagi kami di sini, terimakasih Pak Pemadam Kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat Pemadam Kebakaran, Arif Budianto mengatakan dalam rangkain Dolly Fest 2017 pihaknya memberikan dua pelatihan tentang pemadaman api, yaitu pemadam api ketika di dapur dan pelatihan evakuasi korban di gedung bertingkat.

"Karena banyak yang belum tahu cara memadamkan api di dapur, semuanya pasti panik, maka hari ini kita memberikan pelatihan dan sosialisasi langsung kepada warga bagaimana mengatasinya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan semacam ini sudah di lakukan dua kali di daerah Putat Jaya. Latihan pertama dilakukan dengan mengundang PKK dan warga di RW 06. “Nanti kami sosialisasi tanggal 15 Juni 2017,” kata dia.

Arif juga menjelaskan pentingnya memberikan pelatihan kepada warga terutama kepada para-para ibu agar bisa tenang dan tidak panik ketika mengahadapi situasi seperti itu.

"Banyaknya kebakaran yang ditimbulkan di dapur, oleh karena itu kita terus memberikan sosialisi kepada warga," pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi